Kabupaten Melawi Perlu Penataan Ulang

September 27, 2008

Hampir empat tahun Kabupaten Melawi berdiri, kabupaten ini belum menunjukkan perubahan yang berarti. baik dari segi administratif maupun dari segi pembangunan. copot pasang pegawai masih sering terjadi hampir disetiap instansi.selain dibidang administrasi, dibidang pembangunan pun tidak kalah sembrawutnya. beberapa proyek pembanggunan masih banyak yang belum selesai padahal pembangunan tersebut sudah memakan dana triliunan rupiah. sebagai contoh adalah pembangunan kantor bupati melawi, pembangunan stadion melawi, pembangunan jalan yang menghubungkan kabupaten melawi ke kecamatan menukung sampai saat ini belum juga selesai.

beberapa masalah yang melibatkan pemerintah kabupaten melawi diantaranya kasus kampus STKIP Melawi ( walaupun saat ini sepertinya sudah selesai), kasus mahasiswa ikatan dinas Asal kabupaten melawi yang dikirim ke UNY yogyakarta, sampai saat ini MOU yang harus ditanda tangani belum juga ditanda tangani, walaupun dalam hal ini pihah mahasiswa yang belum menandatangani.

Menurut para mahasiswa sendiri mengapa sampai saat ini mereka tidak mau menandatangani, itu dikarenakan isi dari MOU tersebut sudah dirubah dan isinya diraskan mahsiswa sangat merugikan mereka. padahal menurut mahasiswa surat MOU tersebut adalah format asli dari Dikti Pusat.

masih menurut mahsiswa, yang membuat mereka lebih marah lagi adalah MOU dari kabupaten lain sudah ditanda tangani, padahal kabupaten landak juga merupakan sebuah kabupaten baru selain Melawi di Kalimantan Barat.

isu belakangan yang beredar menurut salah seorang orang tua dari mahasiswa melawi adalah mereka sampai saat ini tidak menerima uang bantuan dari daerah padahal uang tersebut sudah dicairkan sejak mereka di kirim tahun 2006 yang lalu.

Berikut Kami petik Himbauan dari salah seorang mahasiswa “Tidak banyak harapan kami kepada Pemda Melawi yang telah mengirim kami kesini (Yogyakarta.Red) tolong pertimbangkan lagi nasib kami ini, kami telah sepakat tidak menuntut bantuan dana seperti yang dijanjikan bapak Bupati pada saat melepaskan kami di akhir tahun 2006 yanglalu, tapi kami hanya mengharapkan isi dari MOU yang harus ditanda tangani kedua belah pihak tidak dirubah isinya walaupun sepenggal kata. Karena MOU tersebut merupakan satu-satunya harapan mereka sampai saat ini. Kepada para orang tua siswa mahasiswa, kami menghimbau kepada bapak-bapak ibu-ibu semua untuk bersama-sama kami memperjuangkan hak kami, sepert yang pernah dijanjikan dahulu”.

menurut penulis sendiri tuntutan para mahasiswa diatas sangat-sangat wajar mengingat pihak yang mengirimkan mereka adalah pihak Dinas Pendidikan berkerjasama dengan Bupati melawi.

Akhirnya mari kita sama-sama membangun kabupaten melawi yang kita cintai ini.